Entry: Bila Hidup Itu Cermin Monday, November 14, 2005



Bila hidup itu cermin

Maka isyarat apa yang mampu menyiratkan hidup bahwa kehidupan itu adalah sosok kita
Atau...Sesosok kehidupan adalah penampakan dari wujud kita yang telah terpantulkan melalui lembar lembar perjalanan

Maka,
Bila hidup itu cermin
Seharusnya kita lebih mengerti dan memahami hidup apa dan bagaimana yang telah dan akan dilalui agar mampu menempatkan diri padanya

Bila hidup itu cermin
Seharusnya kita dapat bersentuhan lebih dekat padanya agar kita mengetahui  dengan jelas benar segala kekurangan yang terpantul dari cermin itu

Namun, sayang
kita sering menganggap bahwa hidup itu adalah cermin cembung yang selalu melebih-lebihkan kekurangan dan mengurang-ngurangkan segala kelebihan yang kita miliki
atau kita sering menganggap bahwa hidup itu adalah cermin cekung yang selalu memberikan kekecewaan pada apa yang dipantulkannya

Dan menganggap cermin kehidupan adalah wujud yang lari dari kenyataan

padahal kalau saja kita mampu merenungkan sejenak peristiwa yang telah kami alami,
baik yang memalukan maupun yang menyenangkan adalah cerminan diri kita yang tak sempat kita cermati bahkan luput dari pandangan mata

Cobalah mengerti, andai kita mampu melihat hidup ini seperti cermin datar yang setiap hari kita berkaca padanya, melihat noda hitam di wajah dengan jelas dan pelan-pelan mulai menutupinya dengan polesan bedak atau sekedar lotion, bukankah itu lebih mudah ?

Berapa kali kita bercermin untuk sekedar memperindah penampilan jasad ?
Namun,
ketika itu, sudahkah kita bercermin dengan kehidupan, menutupikesalahan dengan amal sholeh yang kita perbuat dan menjadikan kelebihan sebagai jalan untuk dekat dengan-NYa seperti setiap hari yang kita lakukan...

Sudahkah ?
Atau memang kita malu untuk melihat segala kekurangan kita, melalui cermin kehidupan yang ada didepan mata ?


(dikutip dari buku " Muslimah kudu Sukses")

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments